PERNIKAHAN DALAM ISLAM

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“ Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.” [Al-Hujuraat : 13] Allah itu menicptakan manusia dengan ciptaan yang berbeda-beda beraneka ragam, walaupun manusia itu banyak,tapi selalu berbeda, yaitu dari wajahnya, badannya dan fisiknya. Allah menciptakan manusia dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan, kenapa Allah menciptakan Manusia dengan lawan jenis? Agar manusia bisa meneruskan hidup dan agar tidak langka, begitu pula hewan, tumbuhan.dll . allah menciptakan manusia untuk yang pertama kali yaitu adam, dalam hidupnya dia merasa sendiri akhirnya Allah pun menjadikan tulang nabi adam menjadi seorang perempuan yang sangat cantik, yaitu hawa. hingga akhirnya mempunyai keturunan, dari anak nabi adamlah manusia terus berkembang-berkembang hingga sampai sekarang ini.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَا

“Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.”[1] pernikahan atau adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial, kenapa kita harus menikah, agar kita bisa menjadi keluarga yang sah dengan mempunyai keturunan yang sah, kalau kita lihat sekarang ini banyak laki-laki dan perempuan yang melakukan hubungan tanpa ikatan pernikahan, padahal dalam agama islam itu sangat tidak diperbolehkan apalagi Allah sangat membenci sekali yang namanya perzinaan, dalam islam pun kalau ada antara laki-laki dan perempuan melakukan perzinahan , maka akan dicambuk dan di asingkaan ke luar kampung mereka tersebut. Itulah kenapa kita harus menikah selain menjaga syahwat juga agar tidak terjerumus kepada zinah. Mungkin kalau di Negara barat perbuatan tersebut sudah biasa karena mereka adalah Negara yang bebas, sebenarnya di Indonesia juga ada tapi tidak separah yang ada di Negara barat, mereka dengan sengaja mempertonkan aurat mereka agar bisa merangsang lawan jenis mereka, mungkin kalau lawan jenisnya tidak melihatnya atau menutup mukanya, tidak akan menjadi masalah, tapi biasanya seoranglaki-laki itu jika ada wanita seperti itu, mereka tidak akan mnutup mata mereka, justru mereka akan suka dan dengan seperti itu, itulah pentingya iman dalam hidup kita. Kadang kita selalu berpikir kalau nanti kita akan menikah justru akan menjadi sengsara , saya rasa tidak kenapa? Karena berdua itu lebih baik daripada sendiri jadi jika ada seorang laki dan perempuan menikah justru mereka akan menjalani hidup ini dengan bekerja sama antar keduanya, jika laki-laki nya dipecat dari perusahaan misalnya, perempuanya bisa membantu atau bisa juga menasehatinya agar selalu sabar dan bertawakal kepada Allah, karena itu semua adalah cobaan dari Allah, begitupula sebaliknya. Mempunyai keturunan itu adalah sebuah anugerah dari Allah, itulah gunanya arti pernikahan. kita harus menjaganya karena anak adalah titipan dari Allah, kita bisa lihat sekarang di TV, Koran, atau internet, banyak sekali anak yang dibuang atau dibunuh karena tidak ingin orang tuanya tahu atau namanya menjadi tercemar, bahkan ada juga yang membuang anaknya kedepan-depan rumah orang, masjid, dll. Itu karena mereka tidak mau bertanggung jawab atas perbuatan yang mereka perbuat. Padahal kalau kita lihat anak tersebut itu tidak mempunyai dosa, tapi karena perbuatan laki-laki dan perempuan tersebut anaknya pun menjadi anak haram, sebenarnya anaknya tidak haram, hanya caranya sajalah anak tersebut menjadi haram. Pernikahan itu memanglah sangat penting sekali, selain untuk tujuan hidup kita juga untuk menunjang masa depan anak-anak kita nanti, di dalam pernikahan banyak sekali tantangan dan cobaan yang harus dihadapi oleh kedua belah pihak, salah satunya adalah kita harus benar-benar sabar dalam menghadapi pertikaian yang terjadi di antara kedua belah pihak. Banyak sekarang laki-laki yang ingin mempunyai istri lebih dari satu atau yang disebut poligami, salah satunya karena istrinya mungkin tidak mempunyai keturunan, sebenarnya dalam islam boleh saja melakukan poligami asalkan dia harus benar-benar adil, seperti nabi Muhammad walaupun dia mempunyai istri lebih dari satu tapi dia adil, dan dia bertanya dahulu kepada istrinya, istrinya merelakan atau tidak, akan tetapi kebanyakan sekarang suami berpoligami bukan karena masalah sama istrinya tapi suami berpoligami hanya untuk memuaskan hawa nafsu laki-laki tersebut, itu sangat dilarang oleh agama islam, kadang seorang istri merelakan suaminya berpoligami walaupun dalam hatinya tidak,karena istri tersebut tidak bisa memberikan keturunan kepada suami tersebut. tidak ada seorang istri yang ingin dipoligami, jika ada seorang istri yang dipoligami mungkin dia hanya ingin hartanya saja, Menikah itu memang indah, dalam pernikahan juga banyak masalah, jalankan pernikahan kita hidup sehari-hari pun banyak masalahnya, salah satu masalahnya yaitu kesulitan ekonomi,dan masalah –masalah yang lainya. Banyak sekali manusia sekarang yang menikah Karena suatu hal, misalnya laki-laki kebanyakan lebih suka memilih wanita dalam hidupnya karena cantik, dan wanita pun sama,

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ ِلأَرْبَعٍِ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Seorang wanita dinikahi karena empat hal; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang taat agamanya (ke-Islamannya), niscaya kamu akan beruntung.” [2] ada juga wanita menikah kepada laki-laki tersebut karena cowok tersebut kaya, tidak peduli dia ganteng atau miskin yang penting dia kaya, memang sih memilih seperti itu wjar-wajar saja, akan tetapi harusnya kita memilih jangan hanya dari luarnya saja, tapi kepribadian juga misalnya, wanita tersebut taat beribadah apa tidak,dll. Bayangkan jika seseorang laki-laki mempunyai istri yang cantik, taat beribadah, dan kaya. Pasti dia tidak akan berpaling. Tapi kita harus ingat kita diciptakan oleh Allah beragam-ragam jenis jadi sebenarnya cantik atau jelek, kaya miskin sama saja, yang penting harus taat beribadah, karena harta, tahta, dan wanita itu hanyalah sementara yang akan kita tinggalkan nanti diakhir kita mati kelak hanya amal dan ibadah kita saja, jadi peliharan agamamu, keluargamu,serta keturunanmu dengan sebaik-baiknya, janganlah sampai terjerumus kepada api neraka. Kita sebagai orang tua harus memperingatkan kepada anak kita kepada yang baik, jika dia melakukan perbuatan yang tidak baik tegurlah dan nasihatinlah dia, maka keluarga akan menjadi keluarga yang baik dan tenteram.:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s