Menjaga Lidah

Allah menciptakan manusia dengan sempurna yaitu mempunyai tubuh yang lengkap, dan berbagai macam-macam ragamnya, manusia itu mempunyai 5 indera dan salah satu satunya adalah mulut, di dalam mulut terdapat lidah yaitu alat untuk merasakan dan mengucapkan kata-kata, setiap manusia pasti mempunyai lidah kalau dia tidak mempunyai lidah tentu dia tidak akan bisa berbicara.lidah adalah satu yang harus kita jaga dan diergunakan dengan baik. Kenapa kita harus menjaga lidah kita?, kita harus menjaga lidah kita sebab lidah itu lebih tajam daripada pisau,  maksudnya adalah jika lidah kita itu menyakiti hati orang lain.  Lidah itu sebenarnya di gunakan untuk berbicara mengenai hal-hal yang baik atau perbuatan – perbuatan yang baik, akan tetapi manusia sekarang ini lebih banyak menggunakan ucapan mereka dengan ucapan-ucapan yang tidak baik atau yang bersifat negatif. Salah satunya kejelekan lidah adalah dengan menjelek-jelekkan sesama muslim, atau membuka aib seseorang. Lidah juga bisa menyebabkan pertengkaran kerena ucapan mereka saling menjelek-jelekkan dan saling menghina, yang pada akhirnya mereka berantem dan bermusuhan. Lidah juga bisa menyebabkan terputusnya tali silaturahmi karena  jika mereka bermusuhan otomatis akan menyebabkan tali silatruahmi mereka akan putus.lidah juga bisa menyebabkan dua orang mempunyai kesalahpahaman yang disebabkan oleh orang ketiga yaitu yang tadinya mereka berdua baik-baik saja tapi ketika ada yang tidak senang dengan mereka, maka orang yang tidak senang tadipun mengadu domba kedua belah pihak tersebut, yang pada akhirnya mereka berdua pun terpecah belah.  Lidah itu memang berbahaya jika tidak digunakan dengan sebaik-baiknya. Lidah itu adalah salah satu penyebab permasalahan yang paling utama di dunia ini , karena lidah itu selain menghancurkan persahabatan atau tali silaturahmi lidha juga bisa menyebabkan pembunuhan dan lain-lain. 

Sakit hati adalah salah satu termasuk perbuatan yang berasal dari lidah, karena lidah itu memang bisa menyebabkan sakit hati seseorang, rasa sakit  hati itu timbul karena masih ada rasa yang tidak enak dalam hati kita atau masih ada yang mengganjal dari hati kita, itu semua karena ucapan yang menyakiti hati  orang tersebut. Dan rasa sakit hati itu susah untuk dihilangkan , jika rasa sakit hati tersebut masih terbayang-bayang atau masih memirkan perkataan orang tersebut. Biasanya manusia di dunia ini hampir pernah merasakan sakit hati, orang yang tidak sakit hati biasanya adalah orang yang kuat dan selalu menyerahkan semuanya kepada Allah dan dlam hari mereka tersebut biar Allah saja yang membalasnya kelak, orang yang bersabar memang sangat disayangi oleh Allah tapi kadang Rasa sabar itu akan berubah menjadi marah jika jika dia tidak menjaganya dengan baik-baik.

Sebenarnya lidah itu tidak selalu bersifat negatif, lidah itu juga bisa bermanfaat jika di gunakan dengan sebaik-baiknya,. Salah satunya adalah untuk berbicara mengenai tentang ilmu pengetahuan, saling bersilatuahmi atau saling tutur sapa kepada muslim yang lain, bayangkan jika kita kita tidak pernah berbicara atau tutur sapa kepada orang lain, mungkin kita akan dikatakan sombong atau egois.

Bohong juga termasuk salah satu dari lidah atau ucapan. Yang namanya bohong pasti selalu bersifat negatif, bohong itu adalah salah satu satu kejahatan yang berasal dari lidah kita atau ucapan kita untuk menutupi kesalahan kita.  Manusia sekarang ini lebih pintar menyembunyikan kebenaran, kita bisa lihat sekarang kebohongan itu sudah terjadi dimana-mana, termasuk dalam diri kita sendiri. Biasanya kebohongan itu akan mengikuti sifat seseorang jika dia suka berbohong suatu saat juga pasti akan terbukti, seperti pepatah mengatakan” sepandai-pandainya bangkai disimpan pasti akan tercium juga” . dan bohong itu adalah dosa walaupun bohongnya itu hanya bohong kecil. Kebohongan itu bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Kebongan yang besar yaitu seperti korupsi, kenapa korupsi menjadi kebohongan yang besar yaitu karena merugikan diri sendiri dia juga merugikan banyak orang, disisi lain dia akan menjadi kaya dan disisi lain juga orang lain akan merugi, seperti di indonesia ini, begitu banyak orang  yang melakukan korupsi, dari orang yang kecil sampai orang yang jabatanya besar. Korupsi itu biasanya timbul dari sisi ekonomi, seseorang akan korupsi karena dia ingin mempunyai uang yang banyak dan berlimpah. Mungkin kita selalu menyalahkan pejabat-pejabat yang korupsi, padahal siapa sih orang yang tidak tergiur dengan uang, semua orang pasti membutuhkan uang, coba suatu saat kita berada di posisi yang sama mungkin banyak orang yang akan melakukan hal yang sama tapi yang jelas adalah supaya kita tidak korupsi yaitu ketika kita ingin korupsi kita harus selalu ingat Allah, kita harus sadar bahwa masih ada Allah yang melihat kita dan apa yang kita perbuat adalah hal yang dibenci Allah. Dan kita harus ingat bahwa rezeki itu sudah diatur oleh Allah SWT jadi sedikit banyaknya kita harus bersyukur sebab Allah akan memberikan nikmat yang banyak kepada orang yang besyukur. Slah satu agar kita tidak korupsi yaitu kita harus ingat bahwa jika kita mengambil uang seseorang yang bukan haknya uang itu tidak akan menjadi berkah dalam kehidupan kita.

Seperti dalam hadist berikut

“Kemudian beliau bersabda, “Inginkah kuberitahukan kepadamu penegak dari semua amalan itu?” aku (Muadz) menjawab, “Mau wahai Rasulullah.” Maka beliau memegang lidahnya seraya bersabda, “Tahanlah ini,” aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kami betul-betul akan disiksa akibat ucapan kami?” beliau menjawab, “Kasihan kamu wahai Muadz, apakah ada yang menjerambabkan manusia di dalam neraka di atas wajah-wajah mereka kecuali buah dari ucapan lisan-lisan mereka?!” (HR. At-Tirmizi no. 2616 dan dia berkata, “Hadits hasan shahih.”)

  Dalam hadist diatas di sebutkan bahwa Allah akan menyiksa manusia yang dalam hidupnya penuh dengan ucapan-ucapan yang tidak baik atau orang yang selalu berucap jelek semasa hidupnya, contohnya orang yang suka membicarakan  aib orang, menghina orang, dan orang yang selalu membuat pertikaian sesama manusia. Mereka akan disiksa sesuai dengan apa yang mereka perbuat selama hidup di ini.  

 

Allah Ta’ala berfirman:

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

 “Dan janganlah kamu bersikap pada apa yang kamu tidak mempunyai ilmu tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban.” (QS. Al-Isra`: 36)

Dari firman diatas bahwasanya Semua yang kita lakukan akan diminta pertanggung jawaban oleh Allah SWT, dan nantinya yang akan berbicara bukan mulut kita melainkan semua anggota badan kita pun akan ikut berbicara, jadi berhati-hatilah kita dalam berbuat sesuatu dan jauhkanlah kata-kata kotor dan perbuatan jahat

Rasulullah pernah mengingatkan untuk berhati-hati menjaga lisan. Karena lisan jauh, jauh lebih tajam dibandingkan pedang. setiap perkataan kita akan selalu di dengar oleh Allah, dan akan mengabulkan setiap doa dari umatnya, jadi marilah kita berdoa yg baik dan positif dengan perkataan lisan dan hati kita. Dan janganlah kita selalu berdoa kepada kejelekan misalnya berdoa kepada Allah agar orang itu sakit atau meninggal atau yang lain-lain sebab Allah hanya akan mendengar Ucapan yang baik dan bermanfaat.

kadang memang mulut kita suka berbicara dengan keterusan atau tidak bisa dijaga, akan tetapi oleh karena itu pergunakanlah mulut kita dengan sebaik-baiknya, seperti membicarakan tentang ilmu pengetahuan, berbicara dengan pembicaraan yang menguntungkan dan tidak menyakiti hati orang lain. Biasanya anak-anak sekarang jika berkumpul dengan temanya akan membahas tentang dunia mereka, misalkan kalau kumpulan cowok tidak akan jauh dengan cewek dan kumpulan cewek tidak akan jauh dari gosip-gosip artis ataupun cowok-cowok mereka atau berbicara tentang fashion-fashion sekarang. Jarang  yang membicarakan tentang agama, paling kalau berbicara agama kebanyakan hanya di majlis ta’lim atau pengajian dan rohis, banyak sekali memang manusia sekarang  jauh dari agama , kita bisa lihat sekarang banyak orang dewasa yang belum bisa membaca al-qur’an , itulah pergaulan, dimana pergaulan yang baik akan bergaul yang baik juga tetapi kalau pergaulan yang jelek akan bergaul dengan yang jelek juga.

Oleh sebab itu jagalah lisan kita dengan sebaik-baiknya, gunakanlah lisan kita hal yang bermanfaat, jika teman kita sedang membicarakan tentang hal yang tidak penting atau membicarakan aib seseorang alangkah baiknya kita pergi, janganlah kita meneladeninya, jika kita meneladeninya kita akan terbawa dengan apa yang dia ucapkan dan ujung-ujungnya hanya dosalah yang kita dapat.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s