IKHLAS

Menurut saya ikhlas adalah  orang yang mengerjakan sesuatu dengan niat yang tulus dan tidak mendapat pujian dari orang lain tapi hanya ingin mendapat ridho dari allah. Ikhlas itu dapat di lakukan dengan berbagai macam cara contohnya , jika  ibu kita menyuruh kita membersihkan rumah dan kita dengan senang hati melakukanya. itulah yang di sebut yang namanya ikhlas bukan Cuma terhadap itu saja dalam hal lain pun bermacam macam contohnya .

Dalam arti kata ikhlas itu memang gampang di ucapkan tapi paling susah untuk di lakukan,  ikhlas itu mempunyai macam-macam bentuk misalnya, ikhlas dalam mengerjakan sesuatu, ikhlas dalam beribadah, ikhlas dalam memberikan sesuatu kepada orang lain.

Kadang keikhlasan itu bisa menjadi dosa apabila jika kita benar-benar hanya ikhlas di mulut saja, banyak orang sekarang yang hanya ikhlas di mulut saja, padahal,  di dalam sanubari hatinya yang paling dalam  belum tentu  dia ikhas. Oleh sebab itu kita harus benar-benar ikhlas di dalam ucapan maupun perbuatan

Biasanya orang yang tidak terbiasa ikhlas, hatinya akan selalu menggerutu,  dan akibatnya dia menjadi marah, benci, dll.  itu semua di sebabkan karena dirinya tidak ada perasaan ikhlas di dalam hatinya. misalkan ada seorang ibu menyuruh anaknya membeli telur di warung , jika  si anak tersebut tidak ikhlas mungkin dia akan  cemberut dan  marah kepada orang tuanya, jika si anak itu tidak ikhlas mungkin bisa saja telur yang dia bawa  bisa menjadi pecah karena tidak hati- hati atau ceroboh . berbeda jika anak tersebut benar-benar ikhlas mungkin hatinya akan tenang dan wajahnya akan tersenyum.

Seperti saya, kadang-kadang saya juga merasakan yang namanya tidak ikhlas , memang benar sekali ikhlas itu memang gampang untuk di ucapkan tapi memang benar-benar susah untuk di laksanakan, tapi  kalau kita terbiasa berbuat ikhlas insya allah suatu saat pasti kita akan merasa senang, dan pekerjaan pun akan cepat terselesaikan dengan baik, serta allah akan memberikan kemudahan untuk kita menjalani kehidupan ini dengan aman dan tenteram.

Rasulullah saw, mengingatkan  kita melalui sabdanya (yang artinya), “Allah tidak menerima amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah semata.” (HR Abu Daud dan Nasa’i)

Jadi, maksud disini adalah jika kita misalkan memberikan sesuatu kepada seseorang misalkan berupa uang,  sembako,  atau materi apapun itu,  tapi hanya untuk meyombongkan – menyombongkan  diri sendiri atau hanya memamerkan-mamerkan kekayaan yang dia berikan  kepada orang itu tadi, allah justru tidak akan menerima amalnya  karena itu bisa di sebut juga dengan riya yaitu orang yang suka memberikan kepada orang lain tetapi bukan dengan niat ikhlas, justru  hanya untuk mendapatka simpati dari orang lain . selain dia tidak menerima amal dia juga tidak akan mendapatkan pahala,  justru dia akan mendapatkan dosa karena perbuatan tersebut tidak di sukai oleh Allah.

Orang yang tidak ikhlas itu biasanya  akan cepat marah, tidak sabar, dan selalu terbawa emosi . menurut saya hampir dari manusia di seluruh di dunia ini rata-rata lebih banyak tidak ikhlas daripada ikhlas. Lihat saja seperti  kehidupan di negeri  kita, rata-rata orang mengerjakan sesuatu bukan karena ikhlas tetapi hanya ingin mendapatkan apa yang dia mau. Kita bisa melihat orang yang korupsi,  orang korupsi juga termasuk salah satu orang yang tidak ikhlas sebab sebuah perusahaan sudah menggaji dia dengan pekerjaan yang dia lakukan,  tapi ada saja yang tidak ikhlas  misalkan jika gajinya hanya segitu-segitu saja, tidak pernah naik,   akhirnya dia memutuskan untuk korupsi.

Kadang- kadang rasa tidak ikhlas itu datang  dari hal kecil, misalkan ayah kita menyuruh kita makan  tapi kita tidak mau itu termasuk salah satu hal yang tidak ikhlas,  mungkin saja kita malas karena makananya tidak enak, atau kita sedang lagi malas makan.  Rasa ikhlas itu bisa datang darimana saja dan kapan saja sesuai dengan apa yang ada di dalam isi hati kita. Kalau  kamu  lagi senang terus orang lain meminjamkan buku kamu,  kamu bisa aja memberikan buku itu,  tapi jika kamu sedang marah kepada orang yang meminjamkan buku kamu itu,  kamu bisa juga memberikanya , tapi pasti jadi tidak ikhlas kalau  kamu merasa ada dendam  kepadanya oleh suatu hal yang menyebabkan kamu menjadi marah kepadanya.

ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah Ta’ala semata. Allah Swt. dalam al-Quran menyuruh kita ikhlas, seperti dalam firmanNya:

وَأَنْ أَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

yang artinya:  “dan (aku telah diperintah): “Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS Yunus [10] :105)

maksudnya kita sebagai umat muslim harus mengikuti aturan dan ajaran dari allah denga ikhlas,  agar kita tidak menjadi orang- orang yang musyrik yaitu orang yang menyekutukan  allah.  yang berarti dia tidak pernah ikhlas untuk menyembah allah . karena agama lah yang membimbing kita agar menjadi orang yang ikhlas dalam melakukan pekerjaan, ibadah, dan masih banyak lagi. Dan suatu saat orang yang ikhlas dalam mengerjakan sesuatu pasti hidupnya akan menjadi sukses,  karena kesuksesan itu adalah suatu hal   yang sulit untuk di taklukan butuh penuh kesabaran dan keyakinan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Sukses itu sangat dekat  sekali dengan keikhlasan misalkan  di sekolahan , jika kita ikhlas menger jakan apa yang di sekolah berikan, rajin mengerjakan tugas, rajin masuk insya allah pasti kita bisa menjadi sukses,  dan berbeda dengan orang yang tidak ikhlas dia  mungkin akan malas-malasan untuk sekolah, dan dia pun tidak ikhlas jika di berikan tugas oleh guru dia. Akibatnya dia  mungkin akan lalai dari tugasnya, dan dia tidak mengerjakan apa yang di berikan gurunya tadi akhirnya dia mencontek kepada temanya.

Dan kita sebagai umat manusia harus ikhlas juga dalam menghadapai cobaan seperti dalam surat a- baqoroh ayat 155-157  yang berbunyi :

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

Artinya :  Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (155)  yaitu  orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (156) Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk (157) Qs. Al-baqarah 155-157

Yang di maksud di sini adalah jika kita di timpa musibah kita harus ikhlas dalam menghadapai cobaan yang allah berikan sebab Allah itu tidak akan memberikan  cobaan melebih batasnya. Kdang kalau kita menghadapi cobaan pasti kita sudah putus asa dan akhirnya jadi depresi, gila, tau yang paling parah lagi bunuh diri. Allah memberikan cobaan kepada kita untuk mengetahui seberapa ikhlaskah kita dalam menghadapi cobaan yang dia berikan , kuat kah kita dalam menghadapi cobaan yang dia berikan, dan yag pastinya jika kita benar-benar kuat dalam menghadapai cobaan yang Allah berikan berarti kita termasuk orang yang di beri rahmat oleh Allah, kadang kita berfikir cobaan yang allah berikan kepada kita adalah Allah sedang marah kepada kita,  padahal itu adalah tanda sayang dia kepada kita seperti orang tua , jika dia marah-marah kepada kita bukan berarti dia benci kepada kita tetapi itu adalah tanda sayang nya kepada kita walaupun kita tdiak suka.

Ikhlas itu sangat dekati sekali  dengan  kesabaran. Jika kita tidak ikhlas berarti kita juga tidak sabar dan selalu terbawa emosi.  Dan emosi itu yang membuat kita marah, dan kemarahan itulah yang membuat kita menjadi dendam. Dan bawannya pun jadi tidak ikhlas.

Sebenarnya cara agar kita menjadi ikhlas itu sangat gampang  salah satunya dengan tersenyum . walaupun kadang tersenyum itu ada yang  yang  benaran tapi ada juga yang ikhlas bohongan, tapi setidaknya jika kita tersenyum  kita akan terasa nyaman walaupun kita pernah membencinya atau tidak suka kepadanya, rasa ikhlas itu akan saling mengerti jika kita  memahami antara satu orang dengan yang lain.  antara dia dengan tuhanya misalnya,  jika dia ikhlas beribadah berarti dia memahami bahwa ibadah itu adalah kewajiban dari Allah dan Allah pun akan memberikan balasan yang setimpal pastinya, walaupun kita tidak pernah tahu apa itu, begitu pula dengan  manusia , misalkan seseorang menyuruh atasan kepada bawahan itu berarti kita butuh dia untuk mendapatkan bayaran untuk hidup  sedangkan  dia butuh kita untuk mendapatkan jasa dan tenaga kita. Jadi ibaratnya keduanya saling menguntungkan. Seperti kita memberikan uang kepada fakir miskin jika kita ikhlas insya allah Allah juga akan menggantikan uang kita tadi menjadi bebrapa kali lipat dari apa yang kita berikan, hanya waku dan tempatnya saja yang menentukan.  Apakah Allah akan menggantinya sekarang, atau besok, atau Allah akan menggantinya di akhirat kelak. harus kita ketahui bahwa ikhlas itu benar-benar kunci menuju kesuksesan,  kenapa?  Jika kita ikhlas dalam  hal apapun itu misalkan bekerja, jika kita ikhlas dalam bekerja maka  pekerjaan akan menjadi lebih mudah,  dan kemudahan itu akan menjadi kesuksesan buat kita. Dan untuk mencapai kesuksesa harus butuh ekstra sabar dan ikhlas

Sekia dari saya,  mohon maaf jika ada penulisan kata yang salah  mudaha-mudahan para pembaca dapat mengerti apa yang saya buat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s