Menuntut Ilmu

Allah menciptakan manusia pada dasarnya adalah menjadi khalifah di muka bumi ini dan oleh sebab itu untuk menjadi khalifah di muka bumi ini harus bisa menjadi cerdas yang bisa mengatur umat-umatnya agar bisa maju dan lebih baik untuk kedepanya

Sebenarnya menuntut ilmu itu adalah wajib bagi kaum muslim seperti hadist di bawah ini

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

 Artinya : Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim

Yang maksudnya menuntut itu wajib bagi muslim siapapun termasuk orang dewasa, anak kecil sampai orang  yang tua pun masih ada yang menuntut ilmu karena menuntut ilmu itu tak kenal waktu dan tidak mengenal usia bahkan sampai akhir hayat kita di wajibkan menuntut ilmu

Bayangkan jika anda tidak mempunyai lmu pasti anda akan menajadi  pesuruh-pesuruh orang lain dan akan selamanya begitu jika anda tidak mau menuntut ilmu . lihat saja sekarang orang yang punya ilmu dan orang yang hanya memiliki sedikit ilmu apalagi tidak berilmu pasti orang berilmu selalu di atas dan orang yang tidak berilmu selalu di bawah itulah,  sebabnya mengapa kita wajib menuntut ilmu agar kita bisa menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat tentunya.

Salah satu hadist tentang menuntut ilmu lainya yaitu

اطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْ

Yang artinya : Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina

Maksud di sini yaitu bahwa menuntut ilmu tidak mengenal tempat  walaupun kita harus jauh-jauh menuntut  ilmu karena ilmu itu sangat penting tanpa ilmu hidup tidak akan berguna dan hidup akan menjadi sia-sia , bayangkan jika anda tidak tidak sukses di dunia maupun di akhirat akan sangat menyedihkan hidupnya di dunia maupun di akhirat tapi kalau misalkan salah satu berhasil baik ilmu akhirat maupun ilmu duniawi setidaknya ketika anda meninggal anda pernah merasakan bahwa anda suskses di dunia walaupun anda tidak tau anda berhasil di akhirat atau tidak tergantung amal dan perbuatanya

Sebenarnya ilmu itu tidak mengenal siapapun maupun yang punya uang ataupun maupun yang miskin di mata allah semua manusia itu sama hanya saja tergantung orangnya itu sendiri apakah dia mau berhasil atau tidak. kalau dari sendiri aja tidak mau berhasil  maka selamanya orang itu akan tidak akan sukses . berbeda dengan orang yang ingin sukses di dalam  hatinya dia akan berusaha menggapai cita-citanya demi dirinya sendiri dan untuk membahagiakan keluarganya jika dia sudah mempunyai niat yang kuat di dalam hatinya  maka insya allah dia akan menjadi sukses

Lihatlah sekarang ini di Indonesia saja orang pintar hanya sedikit .sekarang di Negara kita banyak kemiskinan dan kemelaratan karena ilmu yang dia miliki hanya sedikit atau memang dia tidak mau menuntut ilmu

Sebenarnya banyak hal yang membuat orang malas untuk menuntut ilmu misalkan orang yang tidak mempunyai biaya karena dia tergolong orang miskin mungkin.  akhirnya dia menjadi gembel atau pemulung dll, sebenarnya kalau dia mau dia bisa saja belajar sendiri atau meminta bantuan kepada orang lain untuk mengajarinya atau  dia memang benar-benar sudah putus asa dan pastinya di dalam hatinya dia berkata ya sudahlah buat apa  menuntut ilmu, nanti juga  ujung-ujung saya  tetap seperti ini karena keluarga saya  juga seperti  ini. Sebenarnya itu adalah sebuah pendapat yang salah seharusnya dia harus  yakin di dalam hatinya saya tidak boleh seperti ini, saya harus bisa menjadi lebih baik dari keluarga saya dan saya ingin menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa , kalau seperti itu insya allah jika dia berkehendak pastia ada suatu harapan untuknya menjadi lebih sukses

Sekarang kita lihat banyak orang yang pintar tapi lebih banyak memanfaatkan kepintaranya hanya untuk menipu orang lain contohnya korupsi.  ini adalah salah satu sifat manusia yang selalu ingin memanfaatkan harta yang bukan miliknya dan itu sudah menjadi kebiasaan para koruptor agar dirinya bisa lebih menjadi kaya. Padahal,   Allah memberikan kepintaran sebenarnya bukan untuk menipu orang lain tapi karena  di rayu oleh setan maka dia pun melakukan itu, ini adalah salah satu ilmu yang tidak boleh kita contoh karena biarpun uang dia banyak uang itu tidak akan menjadi berkah bagi dirinya dan keluarganya

Ilmu itu sangatlah luas tapi kita harus tau mana itu yang baik dan mana itu ilmu yang buruk ilmu yang  baik itu contohnya adalah ilmu tentang mempelajari alam-alam, kedokteran, dan lain pokoknya yang bisa berguna bagi dia dan dirinya sendiri  sedangkan ilmu yang  buruk itu adalah ilmu ilmu yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain contohnya mencuri itu adalah ilmu yang tidak boleh kita contoh sebab itu dilarang oleh agama

Lihatlah Qs. Mujadilah ayaat 11

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انشُزُوا فَانشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّ أُوتُو الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akanmemberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan:”Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamukerjakan.

Disini Allah menjelaskan bahwa  Allah akan meninggikan orang yang berilmu  beberapa derajat  jadi  allah tidak menentukan derajat seseorang berdasarkan jabatanya atau kekayaaanya  tapi dari ilmunya. orang yang berilmu dan orang yang tidak berilmu mempunyai kedudukan yang berbeda jika dia tidak mau menuntut ilmu dan orang yang tidak mau di beri ilmu.

Ilmu itu sangat penting sekali untuk kehidupan. bayangkan jika ada seorang manusia yang meninggal dan kalau manusia tidak mempunyai ilmu mungkin orang yang meninggal itu akan di buang begitu saja dan kehidupan kita akan kembali seperti jaman jahiliyah  atau jaman kebodohan  yang tidak mmpunyai akal dan pikiran

Menuntut ilmu itu haruslah seimbang antara dunia dan akhirat karena jika dengan menuntut ilmu yang seimbang kita akan hidup di dunia dan di akhirat dengan bahagia janganlah hanya menuntut ilmu dunia saja tapi akhirat juga penting karena dunia ini hanya  sementara dan akhirat adalah untuk selamanya  contoh menuntut ilmu dengan akhirat yaitu belajar memahami alqur’an dengan baik dan benar dan dll

Menuntut ilmu itu sangat bermanfaat bagi kita dan orang lain karena dengan memperoleh ilmu yang kita miliki.  kita bisa memberikan ilmu kita kepada orang lain dan begitupula sebaliknya, sebaiknya ilmu janganlah di simpan untuk dirinya sendiri karena jika dia tidak memberikan ilmunya kepada orang lain maka ilmu itupun akan hilang jika dia mati dan  ilmu itu tidak  akan terpakai lagi. Beda dengan orang yang memberikan ilmu yang dia miliki dalam bentuk yang  positif kepada orang lain ilmu itu akan mengalir dan pahala orang yang memberikan ilmu juga akan terus mengalir  yang terdapat dalam hadist karena ilmu itu tidak akan di bawa sampai mati . jika sudah mati ilmu itupun akan hilang jika tidak di pernah di berikan  kepada orang lain.

Islam menekankan kewajiban menuntut ilmu tanpa mengenal gender. Karena menuntut ilmu sangat bermanfaat dan setiap ilmu pasti bemanfaat. Kalau kita dapati ilmu yang tidak bermanfaat, hal itu karena faktor-faktor lain yang mempengaruhinya. Sedangkan ilmu itu sendiri pasti sesuatu yang bermanfaat.

Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani)

Maksudnya di sini adalah biar pun dia sedikit beribadah tapi dia tahu  ilmunya sedangkan orang yang  banyak beribadah tetapi  tidak tau sedikitpun ilmunya jadi dia beribadah pun percuma karena dia tidak tahu ilmu tentang ibadahnya itu sendiri  dan janganlah sekali-kali merasa sombong bahwa pendapat anda adalah yang paling benar karena belum tentu pendapat anda yang paling benar mungkin saja masih banyak pendapat-pendapat yang lainya yang bisa membenarkan pendapat anda

Ilmu itu sangat luas sampai-sampai kita di anjurkan menuntut hingga akhir hayat kita selama kita hidup di dunia rajin-rajinlah mencari ilmu sebanyak-banyak mungkin karena semakin banyak ilmu yang kita dapat semakin banyak pengetahuan yang kita punya dan ilmu itu tidak terbatas,  berbicara soal ilmu Ilmu itu tidak akan ada habis-habisnya dari kecil sampai dewasa pasti kita sudah mendapatkan ilmu dari yang kita sengaja maupun yang tidak kita sengaja

Seperti dalam hadits berikut :

Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)

Hadist diatas mengatakan bahwa menuntut ilmu dan belajar hanya untuk mendapatkan ilmu agar bisa berguna kelak bagi kita sendiri maupun untuk memberikan pengajaran kepada orang lain semakin banyak ilmu yang kita punya semakin besar juga kehormatan yang kita punya dan orang lain pun tidak memandang kita dengan sesuka-suka dia justru dia akan belajar kepada kita karena dia berfikir bahwa ilmu kita lebih banyak di banding dengan ilmu dia dan ketika kita sudah mendapat ilmu yang banyak dari orang yang mengajarkan kita janganlah kita bersikap sombong dan tidak memberikan  sebagian ilmu yang kita punya keapda orang lain  sebab ilmu itu hanya di dunia saja dan kelak kita akan diminta pertanggung jawaban di akhirat nanti

Lihatlah jaman sekarang saya masih bingung kenapa masih ada orang tua yang tidak bisa mengaji mungkin kalau seorang non muslim ya tidak apa-apa tapi jika dia muslim dia akan sangat malu jika suatu saat anaknya bertanya kepada orang tuanya apakah yang akan di katakan anak itu kepada orang tuanya. Justru itu kita di tuntut untuk menuntut ilmu dan menuntut ilmu  itu tidak ada kata menyesal maka sebelum terlambat rajin-rajinlah menuntut ilmu

Di dalam hidup saya, saya pun merasakan bahwa ilmu yang saya punya belum ada apa-apanya saya berfikir ilmu saya itu ibarat hanya seumur jagung yang  masih butuh pengajaran orang lain jadi saya pun terus menuntut ilmu walaupun kadang-kadang menuntut ilmu itu diliputi rasa malas. Kadang saya berfikir jadi apakah saya nant,i tapi yang lebih penting bagi saya adalah belajarlah dahulu jika kita niat dan bersungguh-sungguh insya allah pasti mendapat rido dari ALLah SWT dan saya pun sekarang masih dan akan terus menuntut ilmu karena jika suatu saat saya punya anak saya bisa membimbing mereka dengan ilmu saya dengan ilmu yang positif

 

Sekian dulu cerita tentang ilmu menurut fikiran saya mudah-mudahan artikel yang saya buat ini bisa berguna buat pembaca blog saya wasssalamualaikum Wr wB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s